This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 29 Maret 2018

REKRUTMEN, SELEKSI, DAN PENEMPATAN KETENAGA KERJAAN.


REKRUTMEN, SELEKSI, DAN PENEMPATAN KETENAGA KERJAAN.
Dosen Pengampu: Bapak Arie Indra Gunawan, S.Pd,. M.M

Disusun Oleh
                                                                         Kelompok: 2
1.       Tariman                            (116080003)
2.       Suci Indasari                   (116080027)
3.       Ayu Safitri                       (116080028)
4.       Prabowo                          (116080031)
Tingkat: 2A
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI
2018








PENDAHULUAN
Sebelum dapat mengisi sebuah lowongan kerja, organisasi haruslah terlebih dahulu mencari orang-orang yang tidak hanya memenuhi syarat untuk posisi tersebut, namun juga menginginkan pekerjaan.proses rekrutmen sebagai sebuah cara  organisasi mengatasi kekurangan kebutuhan sumber daya manusianya.
                Organisasi secara berkala merekrut untuk menambah, mempertahankan, atau menyesuaikan kembali keseluruhan tenaga kerja menurut kebutuhan sumber daya manusia. Perencanaan pendahuluan yang sehat merupakan tahap kritis dalam proses perekrutan. Dalam perencanaan rekrutmen, rencana sumber daya manusia mestilah disusun: waktu, biaya, dan kebutuhan staff harus ditetapkan ; sumber harus dianalisis ; dan persyaratan pekerjaan dan standar kepegawaian mestilah ditetapkan dan divalidasi. Dalam tahap operasi, baik pasar internal maupun pasar eksternal harus perlu dipertimbangkan, kendatipun sumber internal biasanya diberikan prioritas. Pada akhirnya, keberhasilan upaya rekrutmen harus di evaluasi melalui analisis kualitas dan biaya. Yang akan mengupas beraneka aspek rekrutme, mulai dari tujuan, proses, sumber,dan alternatif terhadap rekrutmen.
                Sumber daya manusia sebuah organisasi merupakan sumber daya  yang paling penting dan hanya akan dapat diperloleh melalui upaya rekrutmen yang efektif. Kendatipun demikian, rekrutmen yang efektif memerlukan tersedianya informasi yang akurat dan berkesinambungan mengenai jumlah dan kualifikasi individu yang dierlukan untuk melaksanakan berbagai pekerjaan dalam orrganisasi. Perencanaan kepegawaian menentukan jumlah karyawan yang dibutuhkan, dan segala aktifitas sumber daya manusia selanjutnya (seperti seleksi, orientasi, pengembangan, dan kompensasi) tidak akan efektif kecuali karyawan yang baik telah direkrut.



PEMBAHASAN
Rekrutmen merupakan proses komunikasi dua arah. Pelamar menghendaki informasi yang akurat mengenai seperti apakah rasanya didala organisasi yang bersangkutan. Organisasi sangat menginginan informasi yang akurat seperti apakah pelamar jikalau kelak dia diangkat jadi pegawai. Pelamar maupun organisasi saling berkirim sinyal tentang hubungan kepegawaian. Para pelamar menunjukkan bahwa mereka adalah calon calon yang menarik dan harus mendapat tawaran kerja ; para pelamar juga mencoba untuk meminta organisasi agar memberikan informasi guna menentukan apakah mereka akan bergabung dengannya. Organisasi ingin menunjukkan bahwa  mereka meruakan tempat yang nyaman untuk bekerja, mereka ingin mendapat sinyal dari pelamar yang memberiakan gambaran sejujurnya tentang nilai potensial mereka kelak sebagai karyawan.
                Tujuan aktivitas rekrutmen adalah menemukan pelamar pelamar berkualifikasi yang akan tetap bersama perusahaan dengan biaya yang paling sedikit oleh karena itu, individu yang underqualified-yang belakangan tentunya akan diberhentikan, dan individu yang overqualified-yang akan menderita prustasi dan meninggalkan organisasi, tidak boleh diangkat menjadi pegawai. Tujan lainnya adalah bahwa upaya rekrutmen hendaknya mempunya efek luberan, yakni citra umum organisasi harus menanjak, dan bahkan pelamar yang gagal haruslah mempunyai kesan positif terhadap perusahaan dan produk-produknya.
                Kedalan rekrutmen. Yang pertama, karakteristik organisasional mempengaruhi desain dan implementasi sistem rekutmen. Kedua citra organisasi pelamar kerja biasanya tidak berminat dalam mencari lapangan kerja didalam organisasi tertentu. Ketiga citra organisasi yang positif ataupun negatif buruk ataupun baik, akan mempengaruhi persepsi pelamar kerja.
                Seleksi adalah proses pemilihan dari sekelompok pelamar, atau orang orang yang paling memenuhi kriteria seleksi untuk posisi yang tersedia berdasarkan kondisi yang ada saat ini yang dilakukan oleh perusahaan.
                Manager perlu memutuskan kriteria seleksi untuk mengevaluasi pelamar-pelamar untuk posisi yang lowong. Kriteria seleksi merupakan karakteristik yang berasal dari deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan. Pada dasarnya, kriteria seleksi haruslah mendaftar karakteristik karyawan yang akan berprestasi cemerlang diposisi yang bakal didudukinya.
                Proses pengambilan keputusan pengangkatan yang berjalan dengan baik akan sangat tergantung pada dua prinsi dasar proses seleksi. Pertama, perilaku dimasa lalu merupakan predictor terbaik atas perilaku masa depan. Kedua, organisasi harus menghimpun data yang andal dan sahi sebanyak mungkin, sepanjang masih baik secara ekonomis, dan setelah itu memanfaatkan data tadi untuk menyeleksi pelamar terbaik.
                Faktor yang memengaruhi proses seleksi. Pertama, konsekuensi seleksi yang salah haruslah diperhitungkan. Kedua, yang mempengaruhi kecermatan proses seleksi adalah kebijakan perusahaan dan sikap manajemen puncak. Ketiga, menyangkut waktu yang tersedia untuk mengambil keputusan seleksi. Keempat, pendekatan seleksi yang berbeda umumnya digunakan untuk mengisi posisi-posisi dijenjang  yang berbeda didalam organisasi. Kelima, sektor ekonomi dimana individu akan dikaryakan—swasta, pemerintaha, organisasi nirlaba—dapat juga mempengaruhi proses seleksi.
                Penempatan tenaga kerja banyak orang yang berpendapat bahwa penempatan merupakan akhir dari proses seleksi tenaga kerja. Menurut pandangan ini jika seluruh proses telah ditempuh dan lamaran seseorang diterima akhirnya orang tersebut memperoleh status sebagai pegawai dan ditempatkan pada posisi tertentu untuk melaksanakan tugas atau pekerjaan tertentu pula. Ada beberapa konsep penematan mencakup promosi, transfer, dan demosi.
                Pertama promosi, promosi adalah ketika seorang karyawan atau pegawai dipindahkan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lain dengan tanggung jawab lebih besar, tingkatan hirarki jabatan lebih tinggi dan penghasilannya juga lebih besar. Kedua transfer, dengan cara ini berarti seorang pekerja melakukan pekerjaan yang sama atau sejenis, tanggung jawab tidak berubah dan pengahasilanpun relatif sama. Ketiga demosi, demosi adalah ketika seseorang karena berbagai pertimbangan mengalami penurunan pangkat atau jabatan dang pengahasilan serta tanggung jawab yang lebih kecil atau semakin kecil dari sebelumnya.



RANGKUMAN
                Rekrutmen adalah serangkaian aktivitas mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang diperlukan untuk menutupi kekurangan yang diidentifikasi dalam perencanaan kepegawaian. Aktivitas rekrutmen dimulai pada saat calon memulai dicari, dan berakhir pada lamaran mereka diserahkan. Aktivitas rekrutmen mempunyai tujuan: memikat pelamar yang melamar kesempatan kerja, mempengaruhi pelamar, menerima tawaran kerja yang mereka terima, sebagai sarana petukaran informasi.
                Seleksi adalah proses dengannya sebuah perusahaan memilih dari sekelompok pelamar, atau orang-orang yang saling memenuhi kriteria seleksi untuk memenuhi posisi yang tersedia berdasarkan kondisi saat ini. Seleksi merupakan fungsi yang penting karena keahlian yang dibutuhkan oleh organisasi untuk mencapai tujuannya diperoleh melalui proses seleksi. Adapun tujuan proses seleksi untuk mencocokan secara benar orang-orang dengan pekerjaan-pekerjaan.
                Penempatan adalah proses penugasan atau pengisian suatu jabatan maupun penugasan kembali atau karyawan pada tugas maupun jabatan baru atau berbeda. Untuk membantu karyawan menjadi anggota yang puas dan produktif, manajer, dan departemen SDM harus membuat kesan awal menjadi sesuatu yang menyenangkan pada tenaga kerja baru.

REKRUTMEN, SELEKSI, DAN PENEMPATAN KETENAGA KERJAAN.

REKRUTMEN, SELEKSI, DAN PENEMPATAN KETENAGA KERJAAN. Dosen Pengampu: Bapak Arie Indra Gunawan, S.Pd,. M.M ...