Kamis, 29 Maret 2018

REKRUTMEN, SELEKSI, DAN PENEMPATAN KETENAGA KERJAAN.


REKRUTMEN, SELEKSI, DAN PENEMPATAN KETENAGA KERJAAN.
Dosen Pengampu: Bapak Arie Indra Gunawan, S.Pd,. M.M

Disusun Oleh
                                                                         Kelompok: 2
1.       Tariman                            (116080003)
2.       Suci Indasari                   (116080027)
3.       Ayu Safitri                       (116080028)
4.       Prabowo                          (116080031)
Tingkat: 2A
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI
2018








PENDAHULUAN
Sebelum dapat mengisi sebuah lowongan kerja, organisasi haruslah terlebih dahulu mencari orang-orang yang tidak hanya memenuhi syarat untuk posisi tersebut, namun juga menginginkan pekerjaan.proses rekrutmen sebagai sebuah cara  organisasi mengatasi kekurangan kebutuhan sumber daya manusianya.
                Organisasi secara berkala merekrut untuk menambah, mempertahankan, atau menyesuaikan kembali keseluruhan tenaga kerja menurut kebutuhan sumber daya manusia. Perencanaan pendahuluan yang sehat merupakan tahap kritis dalam proses perekrutan. Dalam perencanaan rekrutmen, rencana sumber daya manusia mestilah disusun: waktu, biaya, dan kebutuhan staff harus ditetapkan ; sumber harus dianalisis ; dan persyaratan pekerjaan dan standar kepegawaian mestilah ditetapkan dan divalidasi. Dalam tahap operasi, baik pasar internal maupun pasar eksternal harus perlu dipertimbangkan, kendatipun sumber internal biasanya diberikan prioritas. Pada akhirnya, keberhasilan upaya rekrutmen harus di evaluasi melalui analisis kualitas dan biaya. Yang akan mengupas beraneka aspek rekrutme, mulai dari tujuan, proses, sumber,dan alternatif terhadap rekrutmen.
                Sumber daya manusia sebuah organisasi merupakan sumber daya  yang paling penting dan hanya akan dapat diperloleh melalui upaya rekrutmen yang efektif. Kendatipun demikian, rekrutmen yang efektif memerlukan tersedianya informasi yang akurat dan berkesinambungan mengenai jumlah dan kualifikasi individu yang dierlukan untuk melaksanakan berbagai pekerjaan dalam orrganisasi. Perencanaan kepegawaian menentukan jumlah karyawan yang dibutuhkan, dan segala aktifitas sumber daya manusia selanjutnya (seperti seleksi, orientasi, pengembangan, dan kompensasi) tidak akan efektif kecuali karyawan yang baik telah direkrut.



PEMBAHASAN
Rekrutmen merupakan proses komunikasi dua arah. Pelamar menghendaki informasi yang akurat mengenai seperti apakah rasanya didala organisasi yang bersangkutan. Organisasi sangat menginginan informasi yang akurat seperti apakah pelamar jikalau kelak dia diangkat jadi pegawai. Pelamar maupun organisasi saling berkirim sinyal tentang hubungan kepegawaian. Para pelamar menunjukkan bahwa mereka adalah calon calon yang menarik dan harus mendapat tawaran kerja ; para pelamar juga mencoba untuk meminta organisasi agar memberikan informasi guna menentukan apakah mereka akan bergabung dengannya. Organisasi ingin menunjukkan bahwa  mereka meruakan tempat yang nyaman untuk bekerja, mereka ingin mendapat sinyal dari pelamar yang memberiakan gambaran sejujurnya tentang nilai potensial mereka kelak sebagai karyawan.
                Tujuan aktivitas rekrutmen adalah menemukan pelamar pelamar berkualifikasi yang akan tetap bersama perusahaan dengan biaya yang paling sedikit oleh karena itu, individu yang underqualified-yang belakangan tentunya akan diberhentikan, dan individu yang overqualified-yang akan menderita prustasi dan meninggalkan organisasi, tidak boleh diangkat menjadi pegawai. Tujan lainnya adalah bahwa upaya rekrutmen hendaknya mempunya efek luberan, yakni citra umum organisasi harus menanjak, dan bahkan pelamar yang gagal haruslah mempunyai kesan positif terhadap perusahaan dan produk-produknya.
                Kedalan rekrutmen. Yang pertama, karakteristik organisasional mempengaruhi desain dan implementasi sistem rekutmen. Kedua citra organisasi pelamar kerja biasanya tidak berminat dalam mencari lapangan kerja didalam organisasi tertentu. Ketiga citra organisasi yang positif ataupun negatif buruk ataupun baik, akan mempengaruhi persepsi pelamar kerja.
                Seleksi adalah proses pemilihan dari sekelompok pelamar, atau orang orang yang paling memenuhi kriteria seleksi untuk posisi yang tersedia berdasarkan kondisi yang ada saat ini yang dilakukan oleh perusahaan.
                Manager perlu memutuskan kriteria seleksi untuk mengevaluasi pelamar-pelamar untuk posisi yang lowong. Kriteria seleksi merupakan karakteristik yang berasal dari deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan. Pada dasarnya, kriteria seleksi haruslah mendaftar karakteristik karyawan yang akan berprestasi cemerlang diposisi yang bakal didudukinya.
                Proses pengambilan keputusan pengangkatan yang berjalan dengan baik akan sangat tergantung pada dua prinsi dasar proses seleksi. Pertama, perilaku dimasa lalu merupakan predictor terbaik atas perilaku masa depan. Kedua, organisasi harus menghimpun data yang andal dan sahi sebanyak mungkin, sepanjang masih baik secara ekonomis, dan setelah itu memanfaatkan data tadi untuk menyeleksi pelamar terbaik.
                Faktor yang memengaruhi proses seleksi. Pertama, konsekuensi seleksi yang salah haruslah diperhitungkan. Kedua, yang mempengaruhi kecermatan proses seleksi adalah kebijakan perusahaan dan sikap manajemen puncak. Ketiga, menyangkut waktu yang tersedia untuk mengambil keputusan seleksi. Keempat, pendekatan seleksi yang berbeda umumnya digunakan untuk mengisi posisi-posisi dijenjang  yang berbeda didalam organisasi. Kelima, sektor ekonomi dimana individu akan dikaryakan—swasta, pemerintaha, organisasi nirlaba—dapat juga mempengaruhi proses seleksi.
                Penempatan tenaga kerja banyak orang yang berpendapat bahwa penempatan merupakan akhir dari proses seleksi tenaga kerja. Menurut pandangan ini jika seluruh proses telah ditempuh dan lamaran seseorang diterima akhirnya orang tersebut memperoleh status sebagai pegawai dan ditempatkan pada posisi tertentu untuk melaksanakan tugas atau pekerjaan tertentu pula. Ada beberapa konsep penematan mencakup promosi, transfer, dan demosi.
                Pertama promosi, promosi adalah ketika seorang karyawan atau pegawai dipindahkan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lain dengan tanggung jawab lebih besar, tingkatan hirarki jabatan lebih tinggi dan penghasilannya juga lebih besar. Kedua transfer, dengan cara ini berarti seorang pekerja melakukan pekerjaan yang sama atau sejenis, tanggung jawab tidak berubah dan pengahasilanpun relatif sama. Ketiga demosi, demosi adalah ketika seseorang karena berbagai pertimbangan mengalami penurunan pangkat atau jabatan dang pengahasilan serta tanggung jawab yang lebih kecil atau semakin kecil dari sebelumnya.



RANGKUMAN
                Rekrutmen adalah serangkaian aktivitas mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang diperlukan untuk menutupi kekurangan yang diidentifikasi dalam perencanaan kepegawaian. Aktivitas rekrutmen dimulai pada saat calon memulai dicari, dan berakhir pada lamaran mereka diserahkan. Aktivitas rekrutmen mempunyai tujuan: memikat pelamar yang melamar kesempatan kerja, mempengaruhi pelamar, menerima tawaran kerja yang mereka terima, sebagai sarana petukaran informasi.
                Seleksi adalah proses dengannya sebuah perusahaan memilih dari sekelompok pelamar, atau orang-orang yang saling memenuhi kriteria seleksi untuk memenuhi posisi yang tersedia berdasarkan kondisi saat ini. Seleksi merupakan fungsi yang penting karena keahlian yang dibutuhkan oleh organisasi untuk mencapai tujuannya diperoleh melalui proses seleksi. Adapun tujuan proses seleksi untuk mencocokan secara benar orang-orang dengan pekerjaan-pekerjaan.
                Penempatan adalah proses penugasan atau pengisian suatu jabatan maupun penugasan kembali atau karyawan pada tugas maupun jabatan baru atau berbeda. Untuk membantu karyawan menjadi anggota yang puas dan produktif, manajer, dan departemen SDM harus membuat kesan awal menjadi sesuatu yang menyenangkan pada tenaga kerja baru.

43 komentar:

  1. berdasarkan tulisan diatas keberhasilan upaya rekrutmen harus di evaluasi melalui analisis kualitas dan biaya.
    menurut saya akan sulit menggunakan biaya secara efektif dlm kegiatan ini, karena kualitas selalu berbanding lurus dg biaya, semakin besar biaya, semakin tinggi kualitasnya. bagaimana cara mengefektifkan biaya dlm keg RSP MSDM? -arie_ig-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut pendapat saya, dalam kegiatan RSP perusahaan tidak perlu takut terhadap pengeluaran biaya yang besar karena saya setuju dengan ungkapan "kualitas selalu berbanding lurus dengan biaya". Maka dari itu, pandanglah biaya RSP sebagai biaya investasi yang berupa investasi SDM yang berkualitas. -dewi_surpilah-

      Hapus
  2. bagaimana cara memikat pelamar yang melamar kesempatan kerja, tetapi pihak perusahaan tidak mengeluarkan biaya yg berlebih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut pendapat saya cara memikat pelamar kerja agar tidak mengeluarkan baiaya berlebih adalah dengan menjanjikannya kenaikan jabatan, mungkin setalah naikjabatan pekerja itu bisa menerima gaji lebih tapi sebelum naik jabatan ia harus melalui proses yg lama,sehingga perusahaan tidak memberi biaya secara lagnsung, saat gajinya naikpun hanya seberapa persen jangan sampai berkali kali lipat.

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Bagaimana pengaruh job specification terhadap jumlah lamaran yang diterima suatu perusahaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan adanya job spesification merupakan suatu dasar pertimbangan perusahaan untuk menyeleksi dan selanjutnya memproses penyeleksian sesuai dengan spesifikasi yang dituju. -Suci Indasari-

      Hapus
  5. prinsip-prinsip apa saja yang perlu di terapkan secara efektif agar rekrutmen yang realistik menemukan pelamar yang diinginkan ?

    BalasHapus
  6. Faktor-faktor apa saja yang membantu dan menghambat penarikan tenaga kerja? -alda_hartini-

    BalasHapus
  7. Didalam kehidupan, manusia tidak lepas dari yang namanya risiko. Baik itu risiko kecil maupun risiko besar apalagi didalam sebuah perusahaan dalam proses mencari pegawai baru tentu risikonya besar untuk keberlangsungan didalam perusahaan. Bagaimana mengatasi risiko dalam kegiatan RSP MSDM ? -Ria Herdayanti-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut pendapat saya,perlu dilakukan pengawasan yang benar–benar terkontrol agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, baik itu resiko yang timbul dari pihak perusahaan maupun resiko yang timbul dari pihak luar yang tak terduga, misal resiko dari luar yang tak terduga itu pesaing, ada nya saing usaha yang sama. Dan semua itu harus diperhitungkan terlebih dahulu supaya jika suatu saat resiko itu terjadi, maka diharapkan resiko yang terjadi tidak terlalu berpengaruh kepada kinerja perusahaan. -anggun tri monica-

      Hapus
  8. apa dan bagaimana dengan kebijaksanaan perusahaan yang mungkin dapat menjadi kendala-kendala yang ada dalam proses rekrutmen?

    BalasHapus
  9. bagaimana cara mengatasi orang yang sulit dalam mendapatkan pekerjaannya. sedangkan dizaman sekarang banyak orang yang mencari pekerjaannya dengan cara hal yang tidak baik seperti halnya dengan cara menyuap pada pihak yang bersangkutan dalam perusahaan. bagaimana dalam hal menyikapi hal tersebut ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mengatasi orang yang sulit dalam mendapatkan pekerjaan
      1. Meningkatkan kemampuan atau keterampilaan bekerja
      Pelajari dan kuasai terlebih dahulu pekerjaan yang diimpikan.
      2. Perbanyak relasi
      Semakin banyak mempunyai teman, maka akan semakin banyak pula relasi yang didapatkan.
      3. Menjadi freelance
      Menjadi freelance akan meningkatkan kemampuan anda juga bisa menambah jaringan kerja dan dapat meningkatkan kepercayaan diri.
      4. Aktif di Media Sosial
      Gunakan media sosial media untuk mulai merintis semuanya, karena dijaman sekarang banyak pekerjaan yang didapat melalui informasi yang tersebar di sosial media ataupun melakukan usaha melalui sosial media.

      Menyikapi pekerja yang curang dalam mendapatkan pekerjaan, dengan sikap yang jujur dan takut dipertanggung jawabkan kelak nanti diakhirat kita akan enggan berfikiran mendapat pekerjaan lebih mudah dengan cara menyuap pihak dalam, karena gaji atau upah yang kita dapat menjadi tidak berkah lebih baik kita mengasah skill yang kita miliki agar menjadi pribadi yang kreatif dan memiliki daya guna sehingga perusahaan yang mencari kita bukan kita yang mencari pekerjaan diperusahaan2.

      Hapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. hal apa yg kelompok anda lakukan jika penerapan tenaga kerja sudah baik akan tetapi yg bekerja masih kurang maksimal dalam bekerja ? -syifa nur fauzia-

    BalasHapus
  12. Menurut pendapat saya agar tujuan rekrutmen dapat terlaksana dengan baik perlu adanya analisis jabatan terlebih dahulu guna menentukan tanggung jawab, persyaratan dan keterampilan dari sebuah pekerjaan dan jenis orang yang akan dipekerjakan di perusahaan tersebut.-dimas caesar ricardika-

    BalasHapus
  13. Dalam rekrutmen terdapat adanya seleksi, seleksi seperti apakah yang perlu diterapkan oleh perusahaan untuk calon karyawannya? - Fatimah-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seleksi yang dilakukan perusahaan untuk calon karyawannya yaitu:
      ★ penyaringan pendahuluan:Terjadi karena adanya aktifitas dua arah yang melibatkan calon karyawan dan perusahaan, pada tahap ini perusahaan menyeleksi semua lamaran yang masuk, yang memenuhi dan yang tidak memenuhi kualifikasi.

      ★ tes penyeleksian:
      1. Tes kepribadian: untuk mengukur kepribadian calon karyawan terkait bakat minat maupun kecerdasan karyawan.
      2. Tes pengetahuan: untuk menguji pengetahuan calon karyawan.
      3. Tes kemampuan: bertujuan untuk menilai kemampuan calon karyawan untuk melaksanakan pekerjaan tertentu.

      ★ wawancara: percakapan formal yang diberikan perekrut kepada calon karyawan.

      ★ Melakukan pemeriksaan referensi: terkait dengan sifat. Karakter, pengalaman calon karyawan.

      ★ evaluasi.
      ★ penerimaan, dan yang terakhir dilakukan oleh perusahaan yaitu.
      ★Evaluasi : yang harus ditempuh perusahaan evaluasi terhadap karyawan tersebut, terkait hasil kerja, absensi, pertasi, dan kegiatan yang dilakukan oleh karyawan tersebut, evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan produktivitas yang maksimal.

      Hapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  15. menurut pendapat saya, dimana karyawan yang berkualitas tentu perusahaan tersebut akan mengeluarkan anggaran yang lebih besar untuk tercapainya RSP yg baik segala aktifitas sumber daya manusia selanjutnya (seperti seleksi, orientasi, pengembangan, dan kompensasi) tidak akan efektif kecuali karyawan yang baik telah direkrut.
    oleh karena itu perusahaan harus teliti agar biaya yg dikeluarkan mendapat hasil yang imbang .

    BalasHapus
  16. Seiring perkembangan zaman tren rekruitmen kedepan akan mengarah pada teknologi, serta banyak perusahaan yang beralih ke media online untuk proses rekrutmen karyawan dan para pencari kerja pun akan lebih gampang mengintip info lowongan kerja. Apa kelebihan dan kekurangan sistem rekrutmen online?
    -Fuji jianah

    BalasHapus
    Balasan
    1. KELEBIHAN REKRUTMEN ONLINE:
      ★ Mudah digunakan: karena bisa langsung digunakan
      ★ Prosesnya Cepat: bagi pencari kerja tidak perlu mengelyarkan ongkos kirim atau biaya transport pada saat mengirim lamaran.
      ★ Informasi tidak terbatas.
      ★ dan Targetnya Jelas.

      KEKURANGAN REKRUTMEN ONLINE:
      ★ Kerahasiaan: CV yang diberikan bisa saja disalah gunakan oleh oknum untuk kegiatan yang negatif bahkan merugikan.
      ★ Lowongan Fiktif: sering dimanfaatkan oleh orang yang ingin mencari keuntungan dengan melakukan penipuan melalui lowongan kerja fiktif.

      Hapus
    2. KELEBIHAN REKRUTMEN ONLINE:
      ★ Mudah digunakan: Karena bisa langsung digunakan.
      ★Prosesnya cepat: bagi pencari kerja tidak perlu mengeluarkan ongkos kirim atau biaya transport pada saat mengirim lamaran.
      ★ informasi tidak terbatas.
      ★ dan targetnya jelas.

      KEKURANGAN REKRUTMEN ONLINE:
      ★ Kerahasiaan: CV yang diberikan bisa saja disalah gunakan oleh oknum untuk kegiatan yang negatif bahkan merugikan.
      ★ Lowongan Fiktif: sering dimanfaatkan oeleh orang yang ingin mencari keuntungan dengan melakukan penipuan melalui lowongan kerja fiktif.
      (AYU_SAFITRI)

      Hapus
  17. Mnurut klmpok anda Apalah penempatan karyawan dapat mempengaruhi kinerja karyawan tersebut? (Widyastuti)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut pendapat kelompok kami.
      Jawabnnya yaitu:
      ★ Iya
      Karena penempatan karyawan dapat mempengaruhi kinerja karyawan, jadi manajemen harus terlebih dulu menyeleksi calon karyawan, dengan melihat potensi karyawannya dan jika sudah mengetahui potensinya apa maka potensi itulah yang nantinga akan dikembangkan, dan jika menempatkan karyawan yang tidak sesuai dengan potensinya takutnya nanti akan berdampak terhadapa penurunan kinerjanya.

      Hapus
    2. Menurut pendapat kelompok kami jawabannya yaitu:
      ★ Iya
      Karena penempatan karyawan dapat mempengaruhi kinerja karyawan, jadi manajemen harus terlebih dahulu menyeleksi calon karyawan, dengan melihat potensi karyawannya dan jika sudah mengetahui potensinya apa maka potensi itulah yang nantinya akan dikembangkan, dan jika menempatkan karyawan yang tidak sesuai dengan potensinya takutnya nanti akan berdampak terhadap penurunan kinerjanya.
      (AYU_SAFITRI)

      Hapus
  18. Artikel yang sangat bagus, namun biasanya bahkan diera zaman sekarang sudah menjadi mayoritas didalam sebuah perusahaan yang terdapat orang-orang tertentu disaat dalam perekrutan sumber daya manusia dengan membuka peluang masuk kerja dengan nominal uang tertentu atau yang kita kenal uang suap dengan jaminan tidak adanya sebuah tes, seleksi dan sebagainya sedangkan orang yang menempuh jalur tersebut atau menyogok kualitasnya belum tentu sebanding dengan orang yang menempuh jalur tes atau sesuai prosedur. Bagaimana pendapat anda? Dan apa yang akan anda lakukan apabila anda posisinya sebagai lembaga pemerintah yang mengatur perekonomian khususnya dalam mensejahterakan rakyat yang adil maupun perusahaan itu sendiri? Karena jika hal tersebut dikembangkan dan tetap ada dengan secara tidak kita sadari perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia akan kalah saing dengan negara tetangga dalam hal kualitas SDM, dan apa yang akan anda lakukan dalam menghadapi persoalan seperti itu?

    BalasHapus
  19. Dalam penyeleksian atau perekrutan karyawan dibutuhkan departemen sumber daya manusia.
    Menurut kelompok kalian apa peran departemen sumber daya manusia dalam penyeleksian karyawan?- Sandy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut pendapat kelompok kami.peran departemen sdm dalam penyeleksian karyawan yaitu:
      ★ merencanakan dan mengkoordinasikan tenaga kerja karyawan.
      ★ menjadi penghubung antara manajemen dan karyawannya.
      ★ memberi masukan kepada manajer mengenai kebijakan perusahaan.
      ★ mengkoordinir mengawasi pekerjaan para pegawai khusus dan staf pendukung.
      ★ mengawasi proses perekrutan, wawancara kerja, seleksi dan penenmpatan karyawan baru.
      ★ menangani isu-isu ketenagakerjaan
      Agar proses penyeleksian berjalan dengan lancar, sesuai dengan tujuan.

      (Ayu_Safitri)

      Hapus
    2. Peran Departemen Sumber Daya Manusia
      a. Advisory/counselling role.
      Dalam peran ini, departemen SDM berperan sebagai konsultan internal yang bertugas mengumpulkan informasi, menentukan permasalahan, menentukan solusi atas masalah tersebut dan memberikan bantuan serta panduan dalam memecahkan permasalahan SDM yang dihadapi oleh perusahaan.
      b. Service role
      Departemen SDM melakukan aktivitas yang memberikan pelayanan secara langsung kepada pihak manajer.
      c. Control role
      Bertugas untuk mengendalikan kebijakan tersebut, sehingga departemen SDM berperan sebagai wakil pihak top management perusahaan.

      Hapus
  20. menurut pendapat saya, tidak jadi masalah perusahaan mengeluarkan biaya banyak maupun sedikit, oleh karena perusahaan harus benar-benar bisa memilih para pelamar-pelamar yang berkualitas baik dalam setiap penempatan pekerjaan, guna bisa memajukan perusahaan kedepannya dan mencapai tujuan. -jamaludin hajz-

    BalasHapus
  21. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  22. Apabila suatu perusahaan melakukan kesalahan analisis jabatan dalam proses rekrutmen dan seleksi ketenagakerjaan, apa yang harus dilakukan perusahaan tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus kita sadari bahwa “tak ada gading yang tak retak”, ungkapan ini berlaku juga terhadap proses rekrutmen yang dilakukan oleh sebuah tim, baik itu yang dibentuk oleh Perusahaan itu sendiri ataupun diberikan kepada pihak ketiga untuk melaksanakannya. Secara manajemen perusahaan, kesalahan dalam merekrut akan mempunyai dampak terhadap kinerja perusahaan, karena perusahaan akan mempunyai beban untuk menanggung tenaga baru selama berada di perusahaan, oleh sebab itu banyak perusahaan yang merekrut karyawan baru dengan sistim kontrak jangka pendek atau diberikan masa percobaan dengan jangka waktu yang tidak terlalu lama, sementara untuk lapis-lapis bawah, banyak perusahaan yang memberikan pekerjaan kepada pihak ketiga (outsourching),

      Hapus
  23. dalam membahas materi ketenagakerjaan, tentunya mempunyai beberapa masalah ,jelaskan apa saja masalah ketenagakerjaan yang dihadapi perusahaan maupun pemerintah _restu saestu_

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masalah ketenagakerjaan yang dihadapi perusahaan:
      1. Outsourcing
      2. Pengupahan
      3. Kesalahan dan keselamatan kerja K3
      4. PHK massal
      5. Tenaga kerja Indonesia
      6. Penatalaksana Rumah Tangga
      7. Tenaga Kerja asing.

      Masalah ketenagakerjaan yang sering dihadapi pemerintah adalah tingkat pengangguran yang tinggi, kurangnya kualitas sdm, persebaran tenaga kerja yang tidak merata, tidak seimbangnya orang yang mencari pekerjaan dengan lapangan pekerjaan yang tersedia.

      Hapus
  24. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  25. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  26. dalam jenis jenis ujian seleksi salah satunya ada ujian inteligensia, apa peran serta manfaat ujian tersebut, dan berikan contohnya? _sri yanti_

    BalasHapus
  27. Dalam tahapan seleksi apakah memiliki kriteria yang ideal untung mendapatkan karyawan yang baik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kriterianya adalah sebagai berikut:
      1. Capability (kemampuan nalar, kecerdasan, berpikir sistematis)
      2. Capacity (keahlian memecahkan masalah)
      3. Creativity ( mampu berpikir diluar dugaan orang banyak)
      4. Character ( watak dasar manusia dalam perilaku sehari-hari)
      5. Credibility (kejujuran integritas)
      6. Commitment (kesungguhan dalam menyelesaikan tugas)
      7. Compatibility (kepatuhan).

      Hapus
  28. Mengapa pihak perusahaan melakukan penempatan kerja bagi karyawan nya ?

    BalasHapus

REKRUTMEN, SELEKSI, DAN PENEMPATAN KETENAGA KERJAAN.

REKRUTMEN, SELEKSI, DAN PENEMPATAN KETENAGA KERJAAN. Dosen Pengampu: Bapak Arie Indra Gunawan, S.Pd,. M.M ...